Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai macam potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, gunung meletus hingga gempa bumi. Kondisi ini sebenarnya sudah difahami oleh lelulur kita sehingga bisa beradaptasi dengan segala kondisi salah satu yang ada. Salah satu satu cara menelusuri peninggalan tersebut ialah melihat kearifan yang ada di bangunan Arsitektur Vernakular.
Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan Arsitektur Vernakular? Bagi orang awam untuk mencari jawaban sebuah masalah hal pertama dan paling mudah yang bisa dilakukan di era milenial ini adalah menggunakan mesin pencari. Cara kerjanya ialah dengan memasukkan kata kunci, selanjutnya mesin mencari indeks dan menyajikan daftar halaman web yang paling relevan (A.Abdurrahman, 2014). Biasanya jika satu hal populer akan berbanding lurus jumlah daftar yang dihasilkan.
Lalu, seberapa populerkah tema terkait dengan Arsitektur Vernakular? Untuk mencari jawaban dan sekaligus fakta seberapa popular tema ini saya mencoba memasukan kata kunci terkait di mesin pencari. Ada banyak mesin pencari yang bisa kita gunakan sebut saja Bing, Yahoo, dan tentu saja Google. Mesin pencari yang saya gunakan adalah google dan kata kunci yang digunakan adalah Arsitektur Vernakular.
Ternyata hasil pencarian Arsitektur Vernakular 93.700, apakah ini termasuk jumlah yang banyak? Untuk memastikan jawaban saya memasukan beberapa kata kunci lain sebagai pembanding diantaranya : “Arsitektur Tradisional”, “Arsitektur Modern” dan “Arsitektur Kontemporer”. Hasil dari mesin pencarian kurang lebih seperti di bawah ini :
| Kata Kunci | Jumlah Pencarian |
| Arsitektur Vernakular | Sekitar 93.700 hasil (0,35 detik) |
| Arsitektur Kontemporer | Sekitar 2.230.000 hasil (0,43 detik) |
| Arsitektur Modern | Sekitar 52.800.000 hasil (0,45 detik) |
| Arsitektur tradisional | Sekitar 23.400.000 hasil (0,40 detik) |
Dari tabel di atas bisa dilihat referensi mengenai Arsitektur Vernakular memang tak sebanyak jika dibanding tema lain sebut saja Arsitektur Kontemporer, tradisional, apalagi arsitektur modern.
Jumlah informasi terkait Arsitektur Vernakular yang relatif kurang rupanya juga berimbas pada kurangnya pemahaman tema ini. Ketidaktahuan, khususnya mahasiswa dan sebagian praktisi Arsitektur, terhadap makna arsitektur vernakular telah berdampak pada praktek professional akibatnya muncul kesalahan dalam penerapan yang berakibat desain tak berfungsi sebagaimana mestinya ( Mentayani 2017).
Penulis : M. Fathoni Arief
Mahasiswa Program Pasca Sarjana Arsitektur UNS
Referensi
A.Abdurrahman, Analisis Pengaruh Kata Kunci Kompetitif Pada Search Engine Optimization (SEO) Terhadap Pemasaran Online Untuk Produk Notebook, 2014
Bernard Rudofsky, Architecture Without Architect
Henry Glassie, Vernacular Architecture, Indiana University Press, 2000
I Mentayani, A Ikaputra, Menggali Makna Arsitektur Vernakular: Ranah, Unsur, dan Aspek-Aspek Vernakularitas, LANTING Journal of Architecture
Iwan Sudrajat, Sugeng Triyadi, Andi Harapan, Perkembangan Tipologi Rumah Vernakular
dan Responnya Terhadap Bahaya Gempa Studi Kasus: Desa Duku Ulu, Bengkulu, 2018
Lesson From Vernacular Architecture
Maha Salman, Sustainability and Vernacular Architecture: Rethinking What Identity Is, Yorkville University, Toronto, Canada, 2018