Setelah peristiwa 30 September 1965 meletus, nasib Lestari sekeluarga berubah. Mereka, dimasukkan dalam kategori yang harus ditangkap. Ia melarikan diri bersama anaknya yang baru berumur dua tahun. Tahun 1967, Lestari tertangkap oleh tentara di pantai Blitar Selatan.